3 Novel Karya Penulis Perempuan Asal Asia Tenggara

DAFTAR ISI:

  • Wajah Kesusastraan Asia Tenggara
  • Novel Soy Sauce for Beginners karya Kirstin Chen dari Singapura
  • Novel Touching Earth karya Rani Manicka dari Malaysia
  • Novel Miss Burma karya Charmaine Craig, Keturunan Myanmar
  • Kesimpulan

Wajah Kesusastraan Asia Tenggara

3 Novel Karya Penulis Perempuan Asal Asia Tenggara
Gambar: Peta lama India dan Asia Tenggara "Cambaia", peta miniatur oleh Abraham Ortelius, 1583, dengan pewarnaan modern menggunakan tangan, Wikimedia Commons via Picryl (peta public domain)

Dalam Ensiklopedia Britannica, negara-negara yang termasuk ke dalam wilayah Asia Tenggara adalah Kamboja, Laos, Myanmar, Thailand, Vietnam, Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, Indonesia, dan Filipina.

Buku-buku karya penulis asal Asia Tenggara hampir tidak saya ketahui apa saja dan siapa saja penulisnya. Jujur, jauh lebih mudah untuk mencari tahu soal buku dan penulis asal Asia Timur yang jauh daripada Asia Tenggara yang dekat.

Bahkan, meski sejak 2010 rutin diselenggarakan Seminar Antarbangsa Kesusastraan Asia Tenggara (SAKAT) setiap tahunnya dari kolaborasi Majelis Sastra Asia Tenggara (Mastera), masih banyak karya sastra asal Asia Tenggara yang belum kita kenal.

Kata Hilmar Farid, semasa menjabat sebagai Direktur Jenderal Kebudayaan dalam Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Asia Tenggara memiliki tradisi sastra lisan (Republika, 2017). Mungkinkah itu yang membuat kita tidak tahu banyak perihal kesusastraan tertulis Asia Tenggara?

Argumentasi Gladhys Elliona Syahutari dalam gelaran diskusi SEA CHAT #22 berjudul “Regional Literature Between SEA and Latin America, What Makes the Differences?”, mungkin menjadi salah satu latar mengapa kita tak tahu banyak perihal kesusastraan Asia Tenggara.

Gladhys mengatakan bahwa sastrawan Asia Tenggara cenderung menerjemahkan karyanya ke bahasa Inggris, baru kemudian diedarkan ke kawasan Asia Tenggara, namun itu pun permintaannya tidak banyak.

Sumber informasi paling dekat seputar buku-buku karya penulis asal Asia Tenggara yang saat ini menjadi referensi saya baru Penguin Books SEA saja. Penerbit buku terkenal tersebut menghadirkan karya-karya lokal Asia Tenggara semenjak dirilis pada Oktober 2018.

Atau sumber lainnya: perpustakaan digital Internet Archive. Tiga novel karya penulis asal atau keturunan Asia Tenggara di bawah ini juga saya temukan dan pinjam dari perpustakaan digital tersebut.

Mari kita bahas satu per satu.

Novel Soy Sauce for Beginners karya Kirstin Chen dari Singapura

3 Novel Karya Penulis Perempuan Asal Asia Tenggara

Kirstin Chen ialah seorang penulis asal Singapura yang kini tinggal di Amerika Serikat. Soy Sauce for Beginners yang terbit tahun 2014 merupakan novel perdananya.

Novel ini mengisahkan Gretchen, perempuan 30 tahun yang pernikahannya berada di ujung tanduk dengan suaminya yang seorang warga Amerika Serikat. Tak hanya itu, di usianya yang sudah cukup matang, Gretchen juga belum tahu pasti ingin melakukan apa dalam hidupnya.

Berusaha menjauh untuk sementara waktu dari suaminya yang berselingkuh dengan perempuan lain, Gretchen pulang ke kampung halamannya di Singapura setelah sebelumnya mengambil cuti dari kuliah musiknya di San Fransisco.

Selama berada di Singapura, Gretchen memanfaatkan waktu luangnya untuk magang di perusahaan kecap milik keluarganya, Lin’s, walau sebenarnya dia tidak merasa tertarik. Perusahaan yang didirikan dari nol oleh mendiang kakeknya itu terkenal dengan kecap premium yang diproduksi dengan cara alami, jadul, dan dengan proses perlahan.

Sambil menghadapi dinamika perusahaan (kecap premium alami versus kecap modern sintetis; sepupunya yang ingin melakukan perubahan besar dalam perusahaan Lin’s), Gretchen juga harus menghadapi dinamika keluarga intinya (ayahnya yang mendesak Gretchen untuk mengambil peran signifikan di dalam Lin’s; ibunya yang mengalami masalah ketergantungan minuman beralkohol) maupun keluarga besarnya (pamannya yang ingin sepupu Gretchen kembali ke Lin’s meskin sebelumnya kabur karena kesalahannya sendiri; sepupunya yang tidak bisa menerima keterlibatan Gretchen dalam perusahaan Lin’s).

Masih ada juga dinamika pertemanan yang harus dihadapinya (temannya asal San Fransisco yang bekerja di Lin’s dan melesat maju sekaligus juga berubah cukup drastis, termasuk kini berteman dengan teman-teman lama Gretchen), serta dinamika kisah cintanya (keputusan untuk kembali atau tidak bersama suaminya; kemunculan pria baru yang menarik asal Jakarta yang sikapnya membuat Gretchen bingung).

Meski alur cerita novel sepanjang 257 halaman ini ditulis dengan lancar, saya merasa konflik-konflik di dalam Soy Sauce for Beginners terasa kurang greget. Terlepas dari itu, novel tersebut memberikan banyak insight konteks lokal seputar kehidupan di Singapura dan kehidupan keluarga keturunan Tionghoa.

"Because Chinese families believe all problems can be solved over food.”

Novel Touching Earth karya Rani Manicka dari Malaysia

3 Novel Karya Penulis Perempuan Asal Asia Tenggara

Novel ini diterbitkan pada tahun 2004, namun saya membaca versi terbitan 2005. Menceritakan dua tokoh utama yang merupakan gadis muda kembar asal Bali, Nutan dan Zeenat.

Di rumah mereka di Bali, mereka harus berhadapan dengan keruwetan kisah cinta segi tiga antara ibu, ayah, dan nenek mereka. Hingga kemudian ketika secara mengejutkan ayah mereka yang dingin mengirim mereka berlibur ke London, mereka menerimanya.

Namun di London, kehidupan lama mereka yang biasanya dipenuhi tradisi, kedamaian, dan slow living, harus terkorupsi akibat pergaulan bebas dan narkoba.

Begitu latar cerita berpindah ke London, Nutan dan Zeenat tak lagi menjadi satu-satunya tokoh utama cerita. Ada juga beberapa tokoh utama lain, yang narasi kisah mereka ditulis dengan point of view masing-masing, yang kehidupannya bersinggungan dengan kehidupan si Kembar, mulai dari pria Italia pemilik rumah makan yang sekaligus penipu dan penyedia narkoba untuk tokoh-tokoh dalam cerita ini; perempuan asal Irlandia yang merupakan simpanan seorang pria Arab; pelukis keturunan India asal Kenya; penata rambut asal Inggris, dan sebagainya.

Novel ini berisi begitu banyak penggambaran penggunaan narkoba dan efek sampingnya, hingga membacanya lumayan membuat stres. Ditambah lagi, meski sebagian besar tokoh yang diceritakan mengubah kembali jalan hidup mereka di bagian akhir, namun dua tokoh utama Nutan dan Zeenat tidak mengalami perubahan karakter secara signifikan.

Mungkin buku ini cocok dibaca oleh pembaca usia muda yang masih rentan terkena peer pressure dan mereka bisa belajar dari kisah para tokoh di dalamnya.

“It is not possible to have everything in life, is it?”

Novel Miss Burma karya Charmaine Craig, Keturunan Myanmar

3 Novel Karya Penulis Perempuan Asal Asia Tenggara

Meski berkewarganegaraan Amerika Serikat, Charmaine Craig mendapat garis keturunan asal Myanmar (Burma).

Novel fiksi historis ini ditulis, terinspirasi dari kisah ibunya, Louisa, yang dahulu menjadi Miss Burma pertama yang menjadi kontestan Miss Universe.

Namun cerita di dalam novel Miss Burma berpusat pada orang tua Louisa, Benny yang seorang Yahudi asal Inggris dan Khin, seorang gadis Karen yang merupakan etnis minoritas yang mengalami penindasan di Myanmar.

Kisah Benny dan Khin berlatar Perang Dunia II dan perang saudara Myanmar. Kehidupan mereka penuh kesenggangan perbedaan bahasa, konflik seputar identitas etnis, juga konflik perselingkuhan yang kompleks.

Bagi saya, novel 359 halaman ini terasa challenging untuk dibaca, hingga bahkan saya menyerah untuk menyelesaikan membacanya.

Namun, dengan membaca novel tersebut, saya mendapat pengetahuan baru seputar sejarah kelam Myanmar yang sebelumnya tidak pernah saya ketahui sama sekali.

"There is a reason that we are characteristically afraid. Our tendency to be shy, to be modest, to avoid confrontation, to be cautious—all of this comes from our long history of being intimidated. And the Brits, well they made use of that history.”

Kesimpulan

Membaca tiga novel karya penulis asal atau keturunan Asia Tenggara mampu memberikan sedikit insight seputar Asia Tenggara, wilayah tempat negara saya tinggal yang bahkan tidak terlalu saya kenal (dan masih menjadi bahan riset panjang yang mungkin tidak akan pernah selesai).

REFERENSI:

“Sastra Mampu Pererat Hubungan Negara di Asia Tenggara” (Red: Esthi Maharani, Rep: Umi Nur Fadhilah), Republika.co.id, 7 Agustus 2017

“SEA CHAT #22: Sastra Asia Tenggara dan Amerika Latin”, Pusat Studi Sosial Asia Tenggara Universitas Gajah Mada, 2 Maret 2020

LINK PEMBELIAN BUKU FISIK (link afiliasi):

Novel Touching Earth (Rani Manicka)

Novel Miss Burma (Charmaine Craig)

BACA JUGA:

3 Novel Karya Penulis Perempuan Asal Asia Timur

Komentar